Bukan hanya Persebaya Surabaya saja yang mengaku kecewa dengan Samsul Arif. Semen Padang juga merasakan hal yang sama.
Hal ini buntut dari keputusan mantan penyerang Persibo Bojonegoro dan Persela Lamongan ini yang lebih memilih Arema sebagai pelabuhan baru di karirnya.
"Samsul telah memberi harapan palsu. Padahal, kesepatkan kami tinggal selangkah lagi," terang Direktur PT Kabau Sirah Semen Padang (PT KSSP), Erizal Anwar.
"Hal tersebut, menunjukkan jika Samsul tidak memiliki etika. Apalagi, kami sudah sepakat dengan kontrak dan gajinya. Semula, Samsul mengatakan meminta waktu untuk berpamitan dengan orang tuanya sebelum benar-benar bergabung dengan kami," sambungnya.
Erizal melanjutkan, mengetahui bergabungnya Samsul dengan Arema sejak Selasa (26/11). Nama Samsul, dilanjutkannya, tiba-tiba muncul dalam daftar nama pemain yang akan memperkuat Arema di kompetisi ISL musim depan.
"Kini, manajemen langsung mencari penggantinya. Atau mungkin, kami sudah cukup dengan Esteban Vizcara," imbuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar