Berpetualang di negeri Kutai Kartanegara selama dua musim kompetisi ternyata sudah cukup bagi Ahmad Bustomi. Pria yang dibesarkan oleh Arema itu akhirnya kembali ke skuat Singo Edan dengan berbagai motivasi dan target yang diusungnya.
Pemain yang akrab disapa Cimot tersebut meninggalkan Malang di awal musim 2011, tepatnya di saat Arema dilanda dualisme. Di sempat berjanji pada Aremania dan publik Malang Raya bahwa dia pergi untuk kembali.
"Sebelum saya meninggalkan Arema saya pernah bilang bahwa saya pergi untuk kembali, dan sekarang saya buktikan janji itu," tutur Bustomi usai menjalani debut latihan perdana, Rabu (27/11).
Bustomi sadar bahwa dia tak bisa jauh dari kota Malang dan Arema yang melambungkan karirnya. Apalagi keluarga besarnya memang berdomisili di bumi Arema kandang Singo Edan.
"Motivasi saya kembali ke tim ini, pertama karena saya dibesarkan oleh Arema, lalu keluarga saya ada di Malang, jadi sudah saatnya saya kembali," ujar gelandang yang identik dengan nomor 19 ini.
Manajemen Arema telah memasang target setinggi-tingginya sebagai kampiun ISL 2014. Demi menyenangkan hati para Aremania yang haus gelar, Cimot berjanji akan berupaya lebih keras lagi mewujudkan impian itu.
"Soal target tentu juara seperti yang dicanangkan manajemen, kita sebagai pemain tentu akan bekerja lebih keras lagi untuk mewujudkan impian itu," tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar