"JANGAN HANYA MINTA MAAF, SEBAIKNYA KETUA UMUM PSSI DAN BTN MUNDUR DARI JABATAN KARNA TERBUKTI GAGAL"
Hasil buruk yang didapatkan tim nasional dalam laga
kedua AFF Suzuki Cup 2014 seharusnya membawa
konsekuensi kepada pengurus PSSI dan BTN. Jika
masih mempunyai rasa malu, Djohar Arifin Husin dan
La Nyalla M. Mattalitti diminta meletakkan jabatan.
Peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal AFF
Suzuki Cup 2014 sangat tipis. Kekalahan telak 0-4
dari Filipina dalam laga kedua yang bergulir pada
Selasa (25/11/2014) menjadi faktor utama. Sebelumnya,
pasukan Garuda hanya bisa imbang dari Vietnam.
Tak cuma kalah, timnas tampil memalukan. Para pemain
melakukan kesalahan-kesalahan mendasar dan tak
menunjukkan kerja sama yang tangguh di tengah
lapangan.
"Pertama timnas kalah memalukan karena kalah dari
Filipina untuk pertama kalinya dengan skor yang, duh,
0-4. Para pemain juga tampil seperti baru bisa
mengenal bola. Kemarin itu tidak ada peluang
signifikan yang dibuat pemain. Sejak lawan Vietnam
memang sudah jelek sekali, eh kok kemarin
memalukan," kata Budiarto Shambazy, pengamat
olahraga yang dihubungi detikSport.
"Dari segi ketrampilan individu, kemampuan mereka
kelihatan mentok segitu saja, kerja sama tim sangat
buruk. Stamina juga pas-pasan. Tidak bisa menekan
lawan, tapi malah ditekan terus. Kesalahan-kesalahan
yang dibuat itu kesalahan mendasar. Ya, itu gambaran
dari seorang pelatih yang tidak mampu," ucap Budiarto.
Meski juga mempertanyakan kualitas Riedl, Budiarto
mengapresiasi ucapan pelatih Austria itu untuk mundur
usai Piala AFF. Tapi, menurut dia, seharusnya tak
hanya Riedl yang mengambil tanggung jawab atas
penampilan buruk timnas tersebut.
"Sekali lagi terbukti pengurus yang sekarang ini gagal,
malah sudah berkali-kali gagal. Mulai dari timnas U-16,
U-19, di SEA Games, Asian Games, juga senior kali ini.
Pengurus ini tidak pernah mempersembahkan gelar.
Kalau hanya minta maaf saja tidak akan
menyelesaikan apapun," kata Budiarto.
"Kalau masih mempunyai rasa malu, Ketua BTN mundur
kemudian menyerahkan kepada yang mampu. U-19, SEA
Games, Asian Games. Masalahnya bukan hanya ketua
BTN tapi ketua PSSI juga. Sebab masalah bukan hanya
di BTN, tapi juga di PSSI. Bahkan, seharusnya ketua
PSSI sudah mundur ketika ada sepakbola gajah. Itu
kan menjadi sorotan dunia.
"Riedl juga benar dengan mengatakan kegagalan di
AFF sebagai cerminan kompetisi, dari segi teknik dan
nonteknis. Mental karena kompetisi kelihatan waktu
final ISL, bagaimana pertandingan berlangsung kasar.
Juga wasit yang tak berani mengambil keputusan
dengan benar karena ada rasa takut kepada pemain
dan penonton. Mungkin Liga juga perlu dirombak," ucap
dia.
Rabu, 26 November 2014
Sabtu, 22 November 2014
10 Calon Rising Star Asia Tenggara
Turnamen sepakbola antar negara-negara Asia Tenggara, AFF Cup 2014 akan kembali digelar mulai 22 November 2014. Babak penyisihan Grup A akan digelar di Vietnam, sedangkan babak penyisihan Grup B akan berlangsung di Singapura. Meski didominasi para pemain senior, Piala AFF 2014 juga akan menjadi panggung bagi para pemain muda. Majalah olahraga ternama Fourfourtwo Singapura melansir, setidaknya ada 23 nama yang berpotensi sebagai rissing star pada turnamen ini. Berikut adalah rinciannya:
Mac Hong Quan (Vietnam)
Pemain berusia 22 tahun ini mencuri perhatian saat Vietnam berhasil mengalahkan Iran 4-1 di Asian Games 2014. Gerakan dan kemampuannya dalam menemukan ruang di daerah berbahaya menjadi ancaman serius bagi tim-tim lawan. Mengawali karier di Liga Republik Ceko, Hong Quan punya fisik dan kepercayaan diri yang tinggi.
Faris Ramli (Singapura)
Bermain di posisi sayap, pemain berusia 22 tahun ini punya umpan-umpan yang mematikan. Dalam uji coba terakhir Singapura melawan Laos, Ramli kembali unjuk kemampuannya lewat umpan matang yang diberikan kepada Khairul Amri. Dalam duel ini, Singapura berhasil menang 2-0. Satu gol lainnya dicetak oleh Shaiful Esah.
Chanatip Songkrasan (Thailand)
Saat konglomerat Bangkok, BEC digadang-gadang akan membeli Bolton Wanderers, satu yang menjadi pertanyaan wartawan Thailand adalah masa depan Songkrasan. Mereka penasaran apakah pemain berusia 21 tahun itu berpeluang tampil di Inggris. Sebelumnya, Songkrasan yang berposisi sebagai gelandang sebenarnya sudah sempat dikaitkan dengan J-League dan Bundesliga. Pemain muda terbaik Thai Premier League 2013 itu dingin dalam mencetak gol dan mampu menciptakan peluang bagi rekannya.
Sarach Yooyen (Thailand)
Meski baru berusia 22 tahun, Yooyen sudah punya segudang prestasi. Tahun 2012, dia ikut merasakan manisnya juara Thai Premier League bersama Muangthong United. Yooyen juga ikut mengantar Thailand menjadi juara Piala AFF U-19. Dengan pengalaman ini, Yooyen diprediksi lebih percaya diri menghadapi Piala AFF 2014. Kemampuan Yooyen disebut-sebut mirip pemain Jepang, Shinji Kagawa.
Charyl Chappuis (Thailand)
Penampilan gemilang Thailand di Asian Games 2014, membuat Pelatih Gajah Putih, Kiatisuk Senamuang, tidak ragu membawa banyak pemain muda ke Piala AFF 2014. Salah satu pemain andalannya adalah Charyl Chappuis. Berusia 22 tahun, Chappuis merupakan pemain kelahiran Swiss. Saat masih memperkuat timnas Swiss, pemain yang kini memperkuat klub Suphanburi itu pernah menjuarai Piala Dunia U-17. Bermain di posisi gelandang, Chappuis punya kemampuan dalam membaca permainan dengan baik. Saat Thialand mengalahkan Filipina 3-0, Chappuis tampil gemilang. Meski baru berusia 22 tahun, Chappuis juga sudah merasakan berbagai gelar juara.
Zubir Azmi (Malaysia)
Azmi mengawali kiprahnya bersama timnas Malaysia pada 2011 saat Malaysia kalah 0-5 dari Australia. Pemain berusia 23 tahun ini juga dijuluki sebagai Patrice Evra dari Asia usai tampil memukau saat Malaysia mengalahkaan Vietnam di SEA Games 2011 beberapa waktu lalu. Dalam duel ini, Malaysia menang dengan skor 2-0. Julukan lain yang diberikan kepadanya adalah Gareth Bale dari Asia. Meski tidak secepat aslinya, Azmi merupakan pemain yang tak kenal lelah. Kuat dalam bertahan dan kerap ikut membantu serangan.
Farhan Roslan (Malaysia)
Baru menginjak usia 17 tahun, Roslan mungkin terlalu dini untuk tampil di Piala AFF 2014. Namun, melihat sepak terjangnya bersama klub Kedah FA, pemain yang bisa bermain sebagai gelandang dan striker ini pantas untuk diperhitungkan. Meski masih berusia belia, Roslan memiliki ketenangan saat berada di depan gawang lawan.
Evan Dimas (Indonesia)
Sangat jarang terjadi, seorang remaja dari Asia Tenggara menghiasi halaman utama di Korea Selatan, namun Evan Dimas berhasil melakukannya pada 2013. Evan mencuri perhatian saat ikut ambil bagian membawa timnas
Indonesia U-19 mengalahkan Pejuang Taeguk pada babak kualifikasi Piala Asia
U-19, tahun lalu. Evan merupakan satu-satunya jebolan Timnas U-19 yang kini memperkuat timnas senior. Bermain di posisi gelandang, Evan punya skill yang patut diperhitungkan.
Kyaw Ko Ko (Myanmar)
Pemain berusia 21 tahun ini adalah ikon sepakbola Myanmar. Meski masih berusia muda, Kyaw Ko Ko, merupakan penyerang andalan The White Angels. Pada SEA Games 2013, Kyaw Koko tampil memukau. Sayang, kecerobohan tim pelatih Myanmar yang tidak mengetahui aturan main membuat langkah mereka terhenti di babak penyisihan. Myanmar yang menjadi tuan rumah tersingkir usai kalah 0-1 dari Indonesia.
Soukaphone Vongchiengkham (Laos)
Nama Vongchiengkham tidak akan pernah lepas dari benak pelatih Brunei Darussalam. Striker berusia 21 tahun itu dianggap sebagai kunci kemenangan Laos saat mengalahkan Brunei Darussalam 4-2 di babak penyisihan Piala AFF Oktober lalu. Usai pertandingan, pelatih Brunei tak henti-hentinya memuji penampilan Vongchiengkham. Menurut dia, Vongchiengkham yang mencetak hattrick merupakan pemain fantastis dan menyebutnya sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut
Sabtu, 15 November 2014
Ini Harapan Aremania Kepada Calon Pemain Asing Arema
Malang - Pemain asing yang memperkuat Arema Cronus musim depan diharapkan tak cengeng dan memiliki jiwa Arema. Harapan ini diungkapkan koordinator Aremania wilayah jalur Gazza Sukorejo Pasuruan, Amin. "Pemain asing musim depan tidak boleh cengeng dan memiliki jiwa Arema. Harus berani fight di lapangan," ujar Amin. "Selain itu, dari faktor usia, kami harapkan pemain yang akan gabung ini belum terlalu tua untuk ukuran pesepakbola profesional," sambungnya. Sebelumnya, Arema Cronus memutuskan melepas trio legiun asing mereka usai musim kompetisi ini. Mereka memutuskan tak akan lagi menggunakan jasa Beto Goncalves, Thierry Gathuessi dan Gustavo Lopez. Usai melepas tiga pemain tersebut, manajemen Arema berupaya mencari legiun asing anyar yang sesuai dengan persyaratan yang ditentukan. "Untuk penyerang, kita cari yang memiliki mobilitas dan bisa membuka ruang. Untuk gelandang, kita cari yang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan sama bagusnya. Sementara untuk posisi bek, kita cari yang memiliki leadership tinggi," papar CEO Arema Cronus, Iwan Budianto
Indonesia VS Suriah
Indonesia vs Suriah Kick Off 20.30 WIB.Nanti malam, Indonesia akan menjalani laga uji coba terakhir melawan Suriah. Berdasarkan jadwal yang dilansir PSSI, pertandingan akan dimulai pada pukul 20.30 WIB di di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Bagi yang ingin menonton pertandingan secara langsung, panitia pelaksana menyediakan tiket yang bisa didapat via online, di kiostix dan tiketpssi. Selain itu tiket juga bisa didapatkan di seluruh outlet Kiostix. Harga tiket hanya ada dua kategori, yakni ekonomi Rp 25 ribu dan VIP Rp 100 ribu.Arema Punya Dua Sponsor Utama Musim Depan
Arema Cronus akan memiliki dua sponsor utama di kompetisi musim 2015. CEO Arema Cronus Iwan Budianto mengatakan jika di musim lalu hanya ada satu sponsor utama yang menempel di jersey para penggawa Singo Edan, maka di musim depan akan bertambah dua sponsor utama.
"Ada dua sponsor utama di Arema musim depan," jelasnya.
Itu setelah sponsor utama musim lalu Anker Sport, kata dia akan tetap melekat di jersey Ahmad Bustomi dkk. "Sponsor utama yang "A" masih terus. Insya allah tetep aman," sebut pria yang akrab disapa IB ini.
Tak cukup sampai disini sebab Direktur Bisnis dan Marketing Arema Cronus, Fuad Ardiansyah juga akan menambah sponsor yang melekat di jersey tim.
"Juga ada satu tambahan sponsor utama," jelasnya.
Jumlah sponsor yang akan menempel di jersey Arema pada musim depan pun sebanyak lima, setelah sebelumnya empat sponsor musim lalu tetap setia menyuplai finansial klub Singo Edan.
Musim lalu, klub yang bermarkas di Stadion Kanjuruhan ini didukung oleh empat ponsor kawakan. Empat sponsor itu adalah Ijen Nirwana, PT Guna Bangun Perkasa, IM3 dan Lupromax Oil.
Singapura bungkam Laos 2-0
Hasil positif ditorehkan skuat nasional Singapura setelah mampu meraup kemenangan 2-0 dalam laga uji coba internasional melawan Laos di Yishun Stadium, Kamis (13/11) malam WIB. Kedua tim menjadikan partai tersebut sebagai pemanasan jelang terjun di Piala AFF tahun ini. Kemenangan atas Thim Xad membuat pasukan The Lions sukses mengakhiri catatan empat laga persahabatan terakhir tanpa kemenangan. Anak asuh Bernd Stange tampil dominan sejak peluit awal pertandingan dan tak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan saa laga baru memasuki lima menit usai tandukan Baihakki Khaizan yang meneruskan sepak pojok Shaiful Esah gagal diantisipasi Soukthavy Soundala. Mampu unggul cepat semakin menambah kepercayaan diri Singapura dengan terus menekan pertahanan tim tamu, berujung pada terciptanya gol kedua berkat usaha Khairul Amri di menit ke-32 yang memaksimalkan umpan terukur Faris Ramli. Selepas turun minum, David Booth mengarahkan Laos untuk lebih berani keluar menyerang. Hanya perubahan skema tersebut belum mampu menggoyahkan lini belakang tuan rumah. Pergerakan Khampheng Sayavutthi maupun Soukaphone Vongchiengkham mudah untuk diredam. Kemenangan ini menjadi tambahan moral berharga Singapura sebelum menjamu Thailand (23/11) di laga pembuka Piala AFF Grup B. Sementara Laos yang menjadi pesaing Indonesia di Grup A, bakal melakoni partai pertama kontra Filipina (22/11).
Tim Indonesia tembus 16 besar Danone Nation Cup 2014
Kiprah Indonesia yang diwakili SSB Asad 313 Purwakarta di hari pertama ajang Danone Nations Cup 2014 berjalan mulus. Turnamen sepakbola terbesar untuk anak-
anak di bawah usia 12 tahun ini digelar di Paradise Gold & Resort, Sao Paulo, Brasil dan Indonesia berhasil melahap tiga pertandingan perdana dengan hasil maksimal. Tergabung di Grup D bersama Afrika Selatan,Meksiko dan Belgia, tim besutan Jacksen Tiago mengepak dua kemenangan dan sekali seri. Pada pertandingan pertama, Tim DNC Garuda Muda menghancurkan Afrika Selatan tiga gol tanpa balas, dengan Saiful menjadibintang berkat sepasang golnya, sementara
satu tersisa dibukukan Yadi Mulaydi.Pada pertandingan kedua, Indonesia
menahan tim kuat Meksiko dengan skor 1-1,di mana Saiful kembali mencatatkan di papan skor. Di laga terakhir, giliran Belgia yang ditekuk Indonesia oleh gol Sutan Zico dan Tri Gany untuk mengunci kemenangan 2-0.
Dengan hasil tersebut, Indonesia menempati runner-up Grup D di bawah Meksiko, meski dengan perolehan poin identik, yakni tujuh.Di babak selanjutnya, Saiful dkk dijadwalkan bertemu pemuncak klasemen Grup C, Prancis, pada 15 November pagi waktu setempat.
anak di bawah usia 12 tahun ini digelar di Paradise Gold & Resort, Sao Paulo, Brasil dan Indonesia berhasil melahap tiga pertandingan perdana dengan hasil maksimal. Tergabung di Grup D bersama Afrika Selatan,Meksiko dan Belgia, tim besutan Jacksen Tiago mengepak dua kemenangan dan sekali seri. Pada pertandingan pertama, Tim DNC Garuda Muda menghancurkan Afrika Selatan tiga gol tanpa balas, dengan Saiful menjadibintang berkat sepasang golnya, sementara
satu tersisa dibukukan Yadi Mulaydi.Pada pertandingan kedua, Indonesia
menahan tim kuat Meksiko dengan skor 1-1,di mana Saiful kembali mencatatkan di papan skor. Di laga terakhir, giliran Belgia yang ditekuk Indonesia oleh gol Sutan Zico dan Tri Gany untuk mengunci kemenangan 2-0.
Dengan hasil tersebut, Indonesia menempati runner-up Grup D di bawah Meksiko, meski dengan perolehan poin identik, yakni tujuh.Di babak selanjutnya, Saiful dkk dijadwalkan bertemu pemuncak klasemen Grup C, Prancis, pada 15 November pagi waktu setempat.
Selasa, 05 Agustus 2014
Pelatih timnas U-19 itu memastikan tiga pemain yang dialihkan ke timnas U-21 tak akan dipanggil lagi ke skuat Piala Asia U-19 2014
Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, mengungkapkan tak akan memanggil lagi tiga pemain yang dialihkan ke timnas Indonesia U-21. Sebelumnya, ada tiga pemain yang dialihkan ke timnas U-21 untuk mengikuti turnamen Cotif di Valencia, Spanyol, 10-20 Agustus mendatang.
Mereka adalah Eriyanto, Alqomar Tehupelasury, dan Martinus Novianto. Indra menjelaskan, pencoretan tiga pemain itu merupakan hasil evaluasi dari 30 pemain yang ada hingga sebelum libur lebaran. Artinya, mereka tidak akan dipanggil kembali ke skuat timnas U-19 usai mengikuti turnamen Cotif.
Timnas U-19 sendiri saat ini sudah mulai bersiap untuk mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Brunei Darussalam, 9-23 Agustus nanti. "Kami akan berangkat ke Brunei dengan kekuatan 26 pemain. Tiga pemain yang dialihkan ke U-21 termasuk satu pemain yang sedang sakit, yaitu Bagas (Adi Nugroho) tidak ikut serta," papar Indra.
Seperti diketahui, turnamen tersebut merupakan bagian dari persiapan tim Garuda Jaya menuju Piala Asia U-19 2014 di Myanmar, Oktober nanti. Pada ajang tersebut, mereka ditargetkan minimal menembus babak empat besar, yang otomatis lolos ke Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.
Sempat menolak Liverpool lantaran bukan klub besar.
Mantan pemain Liverpool John Aldridge kecam striker Real Madrid Karim Benzema setelah pemain internasional Prancis tersebut dikabarkan menolak pinangan Liverpool.
Yang membuat marah bukan karena Benzema enggan merapat ke Anfield, melainkan pernyataan eks striker Lyon itu yang menilai Liverpool bukan lah klub besar.
“Dia striker bagus namun dia bahkan tak bisa mendapatkan tempatnya di Real Madrid. Dia memainkan sedikit bagian,” kata Aldridge kepada Sky Sports News.
“Ini cukup mengagetkan bahwa dia tidak menghormati pamor dunia Liverpool dengan komentarnya!”
Benzema memang sempat dihubungkan dengan armada asuhan Brendan Rodgers untuk diproyeksikan sebagai pengganti Luis Suarez yang bergabung ke Barcelona.
Exco PSSI sudah menyetujui klub hanya boleh menggunakan tiga pemain asing untuk kompetisi ISL musim depan.
Untuk lebih memberikan ruang kepada para pemain lokal, PSSI telah menetapkan kebijakan penggunaan pemain asing di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan. Ya, berdasarkan hasil rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, 19 April lalu, telah ditetapkan untuk musim depan klub-klub ISL hanya boleh memakai tiga pemain asing.
Seperti diketahui, jumlah ini lebih sedikit dari musim ini yang boleh mengontrak empat pemain asing. Dengan kebijakan, tiga pemain boleh berasal dari non Asia dan satu pemain Asia. Namun di setiap pertandingan hanya bisa memasukkan tiga pemain asing di daftar susunan pemain.
"Ini akan menjadi pembahasan perubahan regulasi kita di kompetisi yang akan datang. Untuk tiga pemain asing itu nantinya boleh berasal dari mana saja," ucap Joko Driyono, Sekjen PSSI.
Joko menambahkan, penerapan kebijakan ini juga menjadi bagian dari tindakan represif PSSI terhadap klub-klub yang terlihat masih kewalahan dalam mengarungi kompetisi ISL. Pasalnya, di tengah kompetisi sudah mulai ada klub yang mengalami kesulitan finansial.
PT Liga Indonesia Rilis Perubahan Jadwal Termasuk 4 Laga Terakhir Mitra Kukar
Jadwal pertandingan skuad Mitra Kukar di sisa putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014 Grup Timur mengalami perubahan, khususnya pada 4 laga terakhir.
Perubahan jadwal ini dilakukan PT Liga Indonesia terkait keikutsertaan Persipura Jayapura di ajang AFC Cup yang sukses melaju ke perempatfinal.
Dari jadwal terbaru yang dirilis PT Liga Indonesia, Mitra Kukar yang masih menyisakan 5 laga, tetap akan bertanding pada 8 Agustus 2014 menghadapi tuan rumah Persela Lamongan.
Namun khusus Tour Papua, ada perubahan jadwal untuk laga menghadapi Perseru Serui yang semula dijadwalkan tanding pada 18 Agustus, digeser menjadi 25 Agustus di Stadion Mandala, Jayapura.
Kemudian laga tandang kontra Persipura Jayapura yang semula akan dilaksanakan pada 22 Agustus, mengalami perubahan menjadi 29 Agustus, di Stadion Mandala, Jayapura.
Perubahan jadwal di Tour Papua ini tentu saja berdampak pada 2 laga kandang terakhir Mitra Kukar, yakni melawan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar, yang ikut mengalami pergeseran.
Laga kandang kontra Persebaya Surabaya yang semula dijadwalkan tanding pada 29 Agustus di Stadion Aji Imbut, kini berubah menjadi tanggal 2 September. Sedangkan laga kandang terakhir lawan PSM Makassar digeser dari 31 Agustus menjadi 5 September. (win)
Mitra Kukar Lakukan TC di Bali
Sebagai persiapan menghadapi lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014, skuad Mitra Kukar melakukan training center (TC) atau pemusatan latihan di pulau Bali.
Para pemain Mitra Kukar beserta ofisial tim, termasuk pelatih Stefan Hansson, telah berada di Denpasar sejak Kamis (31/07) kemarin. Sedangkan latihan sendiri akan digelar mulai pagi ini di pantai Legian.
"Selama TC di Bali, latihan akan dilakukan pagi dan sore. Kalau pagi kita latihan kebugaran di pantai, sedangkan sore hari kita latihan di lapangan," kata pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson.
Menurut Hansson, TC di Bali ini merupakan bagian dari persiapan tim untuk menghadapi lanjutan ISL 2014 melawan tuan rumah Persela Lamongan pada 8 Agustus mendatang. "TC akan berakhir pada 6 Agustus. Setelah itu, tim akan berangkat ke Lamongan," terangnya.
Kendati demikian, Hansson tidak akan menemani skuad Mitra Kukar hingga TC di Bali selesai. Pasalnya, Hansson dipercaya PSSI untuk menangani tim ISL Star mulai tanggal 4 Agustus.
Selain pelatih, 3 pemain Mitra Kukar yakni Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo dan Reinaldo Lobo juga akan ikut ke Jakarta untuk memperkuat ISL Star yang dipersiapkan untuk menantang klub raksasa Liga Italia, Juventus, pada 6 Agustus.
"Saya, Zulkifli, Maitimo, dan Lobo akan ke Jakarta pada tanggal 4 Agustus. Untuk TC di Bali hingga tanggal 6 Agustus nanti akan ditangani Rudy dan Kardok. Setelah memperkuat ISL Star, kami akan gabung bersama tim di Lamongan pada 7 Agustus," pungkasnya.
Sementara dikatakan Asisten Manajer Mitra Kukar, Nor Alam, pihaknya membawa 21 pemain untuk TC di Bali. "Latihan di Bali ini untuk memberikan penyegaran kepada pemain setelah jeda kompetisi yang panjang," ungkapnya.
Selama TC di Bali, lanjut Alam, Mitra Kukar juga mengagendakan untuk melakukan laga uji coba melawan tim lokal. "Rencananya besok Sabtu Mitra Kukar akan berujicoba melawan Perseden Denpasar," demikian katanya. (haidar)
Para pemain Mitra Kukar beserta ofisial tim, termasuk pelatih Stefan Hansson, telah berada di Denpasar sejak Kamis (31/07) kemarin. Sedangkan latihan sendiri akan digelar mulai pagi ini di pantai Legian.
"Selama TC di Bali, latihan akan dilakukan pagi dan sore. Kalau pagi kita latihan kebugaran di pantai, sedangkan sore hari kita latihan di lapangan," kata pelatih Mitra Kukar, Stefan Hansson.
Menurut Hansson, TC di Bali ini merupakan bagian dari persiapan tim untuk menghadapi lanjutan ISL 2014 melawan tuan rumah Persela Lamongan pada 8 Agustus mendatang. "TC akan berakhir pada 6 Agustus. Setelah itu, tim akan berangkat ke Lamongan," terangnya.
Kendati demikian, Hansson tidak akan menemani skuad Mitra Kukar hingga TC di Bali selesai. Pasalnya, Hansson dipercaya PSSI untuk menangani tim ISL Star mulai tanggal 4 Agustus.
Selain pelatih, 3 pemain Mitra Kukar yakni Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo dan Reinaldo Lobo juga akan ikut ke Jakarta untuk memperkuat ISL Star yang dipersiapkan untuk menantang klub raksasa Liga Italia, Juventus, pada 6 Agustus.
"Saya, Zulkifli, Maitimo, dan Lobo akan ke Jakarta pada tanggal 4 Agustus. Untuk TC di Bali hingga tanggal 6 Agustus nanti akan ditangani Rudy dan Kardok. Setelah memperkuat ISL Star, kami akan gabung bersama tim di Lamongan pada 7 Agustus," pungkasnya.
Sementara dikatakan Asisten Manajer Mitra Kukar, Nor Alam, pihaknya membawa 21 pemain untuk TC di Bali. "Latihan di Bali ini untuk memberikan penyegaran kepada pemain setelah jeda kompetisi yang panjang," ungkapnya.
Selama TC di Bali, lanjut Alam, Mitra Kukar juga mengagendakan untuk melakukan laga uji coba melawan tim lokal. "Rencananya besok Sabtu Mitra Kukar akan berujicoba melawan Perseden Denpasar," demikian katanya. (haidar)
Mitra Kukar Setujui 3 Pemain ke ISL Star Hadapi Juventus
Manajemen Mitra Kukar hanya menyetujui 3 orang pemainnya untuk bergabung dalam skuad ISL Star yang akan berlaga menghadapi klub raksasa Liga Italia, Juventus, pada 6 Agustus mendatang di Jakarta.
Padahal, sebelumnya ada 7 pemain Mitra Kukar diminta PSSI untuk bergabung dalam ISL Star yang akan ditangani pelatih Mitra Kukar sendiri yakni Stefan Hansson.
"Kita hanya izinkan Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo dan Reinaldo Lobo untuk bergabung ISL Star. Sedangkan 4 pemain lainnya kita fokuskan untuk laga melawan Persela Lamongan," ujar Sekretaris Tim Mitra Kukar, Trias Slamet.
Menurut Trias, mepetnya jadwal pertandingan melawan Juventus dengan laga ISL 2014 melawan Persela Lamongan pada 8 Agustus menjadi alasan utama sehingga Mitra Kukar tak dapat melepas ke 7 pemainnya ke ISL Star.
"Kalau laga melawan Persela bisa diundur menjadi tanggal 10 Agustus, kita tidak keberatan mengirim 7 pemain ke ISL Star. Kita sudah coba mengajukan perubahan jadwal, tapi PT Liga Indonesia tidak dapat memenuhinya," jelas Trias.
Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI memanggil 7 pemain Mitra Kukar serta pelatih Stefan Hansson untuk membela ISL Star menghadapi juara Liga Italia Serie A, Juventus.
Ke tujuh pemain Mitra Kukar itu adalah Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo, Reinaldo Lobo, Erick Weeks Lewis, Zulham Zamrun, Dedi Gusmawan dan Anindito Wahyu Erminarno. Namun belakangan, hanya Zulkifli Syukur, Raphael Maitimo dan Reinaldo Lobo yang diizinkan manajemen Mitra Kukar untuk membela ISL Star. (win)
Skuad ISL Star
Penjaga Gawang: Kurnia Meiga (Arema), Teguh Amiruddin Perseru)
Belakang: Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Hasim Kipuw (Persebaya), Reinaldo Lobo (Mitra Kukar), Fakhrudin (Persepam MU), Ricardo Salampessy (Persebaya), Novan Setyo Sasongko (Semen Padang)
Tengah: Raphael Maitimo (Mitra Kukar), Vendry Mofu (Sriwijaya FC), Gustavo Lopez (Arema), Srdan Lopicic (Persela), Esteban Vizcarra (Semen Padang), Matsunaga Shohei (Gresik United), Hendra Adi Bayauw (Semen Padang)
Depan: Lancine Kone (Sriiwjaya FC), Emmanuel Kenmogne (Persebaya), Cristian Gonzales (Arema)
Pelatih Kepala: Stefan Hansson (Mitra Kukar)
Asisten Pelatih: Eduard Tjong (Persela), Alab Haviludin (Arema)
http://kutaikartanegara.com/news.php?id=4593
Langganan:
Komentar (Atom)