Hanya saja slot yang didapat Indonesia adalah tiket ke play-off lebih dulu. Persipura menjadi wakil Indonesia, namun tak berhasil lolos ke fase grup setelah menelan 0-3 dari Adelaide United.
Sebelumnya, Indonesia juga mendapat jatah. Pada Liga Champion Asia 2011, Indonesia bahkan mendapat dua slot sekaligus, masing-masing untuk fase grup dan play-off.
“Tentu, kami harus mendapatkannya lagi,” ujar Sekjen PSSI, Joko Driyono di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (29/11).
Slot untuk kompetisi AFC pada 2015 nantinya akan ditentukan lewat penilaian yang dilakukan pada 2014. AFC terakhir melakukan penilaian pada 2011, di mana saat itu IPL menjadi liga yang diakui, sementara ISL sebagai breakaway league.
“PSSI tentu harus meperbaiki kinerja. Artinya pengelolaan liga, kemudian profil klub, dan kinerja timnas. Itu merupakan elemen penting agar wakil Indonesia bisa berada di sana pada 2015,” jelasnya.
“Jatah untuk kompetisi AFC sendiri tidak murni berdasarkan penilaian. Selain penilaian, juga memperhatikan rangkin FIFA,” sambungnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar